Laman

Jumat, 20 Januari 2012

KWH Meter Prabayar Diluncurkan di Musi Rawas


Syafarudin AB

MUSI RAWAS, Jurnal Rakyat: Guna mengatasi dan meminimalisir penunggakan rekening listrik, PT PLN meluncurkan produk terbarunya yakni KWH meter prabayar.

Manager PT PLN Ranting Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Syafarudin AB, Kamis (19/1), dengan KWH meter prabayar,para pelanggan bisa mengontrol penggunaan listrik masing-masing.

“Ini produk terbaru dari PLN, namun di Ranting PLN Muara Beliti agak sedikit terlambat sebab saat diluncurkan KWH meter prabayar menggunakan voltage sebesar 160 Volt, maka bila tegangan dibawah 160 Volt, maka listrik pelanggan tidak akan menyala,"katanya.

Sekarang sudah keluar KWH prabayar dengan tegangan 115 Volt, kata dia dengan produk ini baru dapat dipasarkan di wilayah kerja PLN Ranting Muara Beliti.

“Dengan menggunakan KWH Meter Prabayar ini, pelanggan dapat mengontrol penggunaan listrik, pelanggan juga tidak lagi dikenakan biaya keterlambatan pembayaran dan pelanggan akan bebas pemutusan dari PLN serta penggunaan KWH meter prabayar ini lebih simple dan lebih mudah,“Jelasnya.

Pemakaian KWH meter prabayar ini seperti menggunakan Handphone, menurut dia dengan diisi voucher pulsa langsung dapat digunakan, tapi untuk KWH meter prabayar voucher tersebut disebut dengan istilah token.

"Untuk mendapatkan vouchernya, pelanggan dapat membelinya di loket-loket tempat pembayaran rekening, dengan variasi harga mulai dari Rp20 ribu hingga Rp1 juta,“katanya.

Bagi pelanggan lama yang menggunakan KWH meter regular dan ingin migrasi ke KWH meter prabayar tidak akan dikenakan biaya, pelanggan hanya dikenakan biaya Rp5 ribu untuk pengisian token perdananya, dengan syarat pelanggan KWH meter reguler harus melunasi terlebih dahulu tagihan rekeningnya dan tidak ada tunggakan.

"Kedepan PLN tidak lagi menyediakan KWH meter regular, tapi hanya menyediakan KWH meter prabayar. Oleh sebab itu perlu kami sosialisasikan kepada masyarakat, jangan sampai masyarakat kaget kalau KWH nya sudah berbeda,”katanya.

Sebagai langkah awal sosialisasi, Senin malam (16/1) lalu PT PLN Ranting Muara Beliti mengundang seluruh stake holder terkait seperti AKLI dan AKLINDO, guna diberikan informasi, sehingga dapat meneruskannya ke masyarakat Musi Rawas selaku pelanggan PLN Ranting Muara Beliti.(Oeddy/Ande)

8 Kecamatan di Musi Rawas Dapat PNPM Integrasi


Ali Sadikin
MUSI RAWAS, Jurnal Rakyat: Ditahun 2012 ini, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan mendapatkan program pusat yakni Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Integrasi atau PNPM Integrasi.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Musi Rawas, Ali Sadikin, Jum'at (20/1), PNPM Integrasi ini merupakan program yang sama dari PNPM Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) dan akan dilaksanakan di delapan kecamatan yang belum melaksanakan PNPM-MP.

"Dengan adanya PNPM Integrasi ini, berarti dari 21 kecamatan yang ada di Musirawas ini, seluruhnya sudah dapat melaksanakan program pembangunan infrastruktur pedesaan melalui PNPM,"katanya.

Untuk mekanisme pelaksanaan PNPM Integrasi, kata dia sama seperti mekanisme pelaksanaan PNPM-MP, dimana dengan pemberdayaan masyarakat desa yakni mulai dari pengusulan, pengerjaan dan pengawasan dilakukan oleh masyarakat desa.

"Mengenai dana yang akan dikucurkan pada PNPM Integrasi ini, kita belum mendapat informasi secara detail dari pusat dan untuk alokasi dana juga sama pada PNPM-MP yakni 90 persen dialokasikan dari Anggaran pendapatan Belanja Negara dan 10 persen dialokasikan dari Anggaran pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Musi Rawas,"jelasnya.

Delapan kecamatan yang bakal mendapatkan program ini, kata dia diantaranya Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Tuah Negeri, Sukakarya, Purwodadi, Sumberharta, Selangit, Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir.

Sejak tahun 2009 lalu di Musi Rawas sudah 13 kecamatan yang  menerima kucuran dana PNPM-MP diantaranya, Kecamatan Ulu Rawas, Rawas Ulu, Rupit, Nibung, Karang Jaya, Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas, Megang Sakti, Tugumulyo, Muara Beliti, Jayaloka, Bulang Tengah Suku Ulu, Muara Kelingi dan Kecamatan Muara Lakitan.(Ande)