Laman

Sabtu, 21 Januari 2012

Prabowo: Gerindra Akan Panggil Pius


Prabowo Subianto

JAKARTA, Jurnal Rakyat: Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerinda) akan meminta klarifikasi Pius Lustrilanang, kadernya yang disebut-sebut terkait dengan proyek renovasi ruang Badan Anggaran.

"Pius akan dipanggil sore ini untuk diklarifikasi," kata Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto usai acara pengukuhan Pengurus organisasi Perempuan Indonesia Raya (PIRA) di Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/1/2012). 

Pius diduga terlibat dalam proyek renovasi Banggar. Dia disebut-sebut sebagai orang yang menandatangani adanya proyek tersebut.

Prabowo mengatakan, Gerinda ingin mengetahui duduk persoalan keterlibatan Pius dalam proyek senilai Rp20 miliar tersebut. "Kami akan lihat persoalannya bagaimana," kata Prabowo.

Terkait sikap Gerinda, Prabowo menegaskan partainya tidak setuju ada renovasi. "Gerindra tidak setuju," tegasnya.

Senada hal itu, sekretaris Fraksi Gerindra Edhy Prabowo juga mempersilakan KPK memeriksa Pius Lustrilanang. Jika KPK menemukan ada ketidakberesan dari proyek tersebut dan menyangkut nama Pius, maka Gerindra, kata Edhy, akan cepat mengambil tindakan, salah satunya memberikan sanksi kepada Pius.

“Kita sudah punya mekanisme partai, jika memang ada indikasi ke sana. Jadi, kami mempersilakan KPK untuk menelusuri proyek renovasi itu,” tandas Anggota Komisi VI DPR tersebut.(Okezone)

Ini Strategi ala Prabowo untuk Perangi Korupsi


Prabowo Subianto
JAKARTA, Jurnal Rakyat: Siapa yang tak geram dengan koruptor yang menggarong uang negara? Adalah Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto salah satunya. Nah, dia pun menawarkan sejumlah strategi jitu guna memerangi korupsi di Indonesia.

"Saya kira banyak cara antara lain dengan sistem pemerintahan yang efisien kita pakai IT, komputerisasi, kemudian kita harus perbaiki gaji. Gaji para pejabat harus diperbaiki, ditingkatkan," jelas Prabowo di sela-sela pengukuhan Perempuan Indonesia Raya di Jl RM Harsono, Ragunan, Jaksel, Sabtu (21/1/2012).

Prabowo menegaskan, korupsi telah menggerogoti bangsa ini. Akibatnya, banyak uang negara yang hilang masuk ke kantung koruptor. 

"Korupsi ini telah mengakibatkan terlalu banyak kekayaan negara dan kekayaan nasional bocor dan hangus ya. Kita telah kehilangan terlalu banyak kekayaan sehingga yang harusnya bisa memperbaiki kehidupan rakyat hilang," jelasnya.

Dia pun meminta kepada pemerintah dan instansi terkait guna melakukan pencegahan dan penjagaan atas anggaran negara agar tidak dimaling koruptor.

"Jadi masalah kita, yaitu harus segera kita tutup anggaran-anggaran kebocoran itu, harus kita hilangkan korupsi. Saya kira baru kita bisa selamatkan kekayaan nasional," jelasnya.(Detik)