Laman

Rabu, 08 Februari 2012

Sekeluarga Ditabrak Mobil Pelajar SMA



Ilustrasi
MUSI BANYUASIN, Jurnal Rakyat: Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan hilang kendali saat mengendarai mobilnya. Satu anggota keluarga menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa yang terjadi di Jalan Kolonel Wahid Udin, tepatnya simpang tiga Perumahan Praja Mukti, Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Selasa (7/2) pukul 14.45.

Diduga mobil Mazda BG 23 NE yang dikemudikan Yudha pelajar SMA di Sekayu, dikemudikan secara ugal-ugalan sehingga menyebabkan kehilangan kendali dan menabrak toko manisan.

Akibat dari ulahnya itu, membuat satu keluarga yang saat itu sedang santai sambil tidur-tiduran di tokonya ikut tertabrak mobil naas tersebut dan menyebabkan Rusli (50) dan istrinya Nirwana (40), hanya mengalami luka ringan. Sedangkan putranya Marpian (29) mengalami luka cukup parah yaitu luka di lengan kanan patah dan tulang iga sebelah kanan juga patah. Ketiganya langsung dibawa ke RSUD Sekayu guna mendapatkan pertolongan. 

Sementara toko manisan milik Rusli yang dihantam mobil itu ambruk ke tanah, begitu pun bensin dan solar yang mereka jual berserakan.(Detik/Sripoku)

Din Syamsuddin Berpidato di Markas PBB



Din Syamsuddin
JAKARTA, Jurnal Rakyat: Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin bertolak ke New York guna memenuhi undangan untuk berpidato pada peringatan World Interfaith Harmony Week(WIHW) 2012, di Markas PBB, New York. Din mewakili Islam sedunia, untuk menyampaikan pesan dan perspektif agama berdasarkan resolusi PBB.

Selain Din, Presiden Sidang Umum PBB juga mengundang 5 tokoh mewakili 5 agama dunia. Acara berlangsung pada Selasa 7 Februari 2012. Pada kesempatan itu Din Syamsuddin diminta membicarakan topik Mediation of Conflict through Interfaith Dialogues.

Din diundang selain sebagai Ketum Muhammadiyah, Din juga diundang sebagai Presiden ACRP (Asian Conference of Religions for Peace) dan Wakil Presiden WCRP (World Conference of Religions for Peace). 

"Ini suatu kehormatan, kebanggaan bagi saya dan merupakan pengakuan tentang Indonesia dan Islam Indonesia. Saya akan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Dan tentu saya tak lupa sampaikan pesan perdamaian Islam, dan pengalaman Indonesia yang majemuk dgn Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika," kata Din , Selasa (7/2/2012).

Din Syamsuddin berharap agenda tahunan Perserikatan Bangsa-Bangsa WIHW akan berlangsung rutin dan membawa pencerahan kepada peradaban dunia.

Sepulang ke Tanah Air, Din Syamsuddin selaku Ketua Presidium IRC-Indonesia akan langsung memimpin perayaan WIHW di Indonesia berupa Pendirian Taman Perdamaian 10 Februari dan perayaan puncaknya pada 12 Desember, keduanya berlangsung di Komplek MPR/DPR Senayan.(Detik)