Laman

Jumat, 22 Juni 2012

Atlet Lubuklinggau Raih Tiga Besar se Sumsel



*Ajang O2SN 2012
Aunur Rofiq
LUBUKLINGGAU, Jurnal Rakyat: Atlet Kota Lubuklinggau berhasil menyumbangkan enam medali emas, tujuh medali perak, dan 11 medali perunggu pada event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tahun 2012 di Palembang, 7-17 Juni 2012 lalu. 
Sementara dalam even Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP, atlet Kota Lubuklinggau juga berhasil meraih tiga medali emas, delapan medali perak dan lima perunggu.
Sedangkan pada O2SN tingkat SD, atlet junior Kota Lubuklinggau berhasil meraih satu medali emas, dua medali perak dan tujuh medali perunggu.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau, Agusni Effendi melalui Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (Kabid PLS), Aunur Rofiq, kemarin (21/6).
Dalam O2SN tingkat SMP, atlet cabang olahraga atletik, bulutangkis, dan bola voli putri berhasil menjadi yang terdepan untuk tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Pada O2SN 2012 tersebut, Kota Lubuklinggau masuk urutan tiga besar dari 15 kabupaten/kota se Sumsel.
“Tentunya kita belum merasa puas dengan prestasi yang telah diraih tersebut. Namun demikian, kita patut bersyukur atas usaha anak-anak dan pelatih selama ini semoga akan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasinya demi mengharumkan nama Kota Lubuklinggau di kancah yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Rofiq menambahkan pada even POPDA se-Sumatera Selatan, atlet Kota Lubuklinggau mampu meraih medali emas pada cabor atletik, pencak silat, Bola Voli Putri, Karate, dan dua medali emas disumbangkan oleh atlet dari cabor tekwondo.(Humas & Protokol Kota Lubuklinggau)

Rabu, 20 Juni 2012

Harga Beras dan Gula Mulai Merangkak Naik



LUBUKLINGGAU, Jurnal Rakyat: Menjelang bulan suci Ramadhan, harga-harga kebutuhan pokok di Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau mulai merangkak naik.
Pantauan Jurnal Rakyat di Pasar Inpres Lubuklinggau, harga kebutuhan pokok yang mulai naik diantaranya harga gula dan beras.
Salah seorang pedagang di pasar inpres Lubuklinggau, Nani (30) mengungkapkan harga gula yang semula Rp 10.500,- sekarang sudah naik menjadi Rp 13.000,-. Sedangkan harga beras jenis IR 64 yang semula Rp 7.000,- sekarang sudah naik menjadi Rp 8.500,-.
“Untuk saat ini baru harga gula dan beras yang mulai merangkak naik, sedangkan harga kebutuhan pokok lainnya masih stabil,”katanya.
Menurutnya, biasanya menjelang Ramadhan ini sudah menjadi kebiasaan harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
“Mudah-mudahan, harga-harga kebutuhan pokok selain beras dan gula tidak mengalami kenaikan, hingga menjelang Idul Fitri nanti,”harapnya. (Biroe)